29 Oktober, 2009

Kebersamaan Membangun KKR

Denyut pembangunan Kabupaten Kubu Raya kian terasa. Untuk menilai ini banyak tolak ukur yang bisa kita pakai terutama pelayanan administrasi bagi public, pertumbuhan sector-sektor ekonomi dan tumbuhnya lapangan pekerjaan seperti jasa, perkebunan, pertanian dan pertambangan.
Namun perlu kita sadari, sebagai daerah otonom baru dengan sembilan kecamatan yang wilayahnya dipisah-pisahkan oleh sungai dan laut ini, tentulah pertumbuhannya tidak sekencang membuat mie instant, masih butuh kesabaran dilengkapi kerja keras dan kerja cerdas.
Mafhum saja, usia kabupaten termuda ini baru akan menginjak dua tahun, sesuai dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2008 Tentang Pembentukan Kabupaten Kubu Raya di Provinsi Kalimantan Barat yang disyahkan oleh Presiden RI, 10 Agustus 2007 lalu.
Dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang masih minim, tentu tak cukup hanya dengan kerja keras dan cerdas saja, namun kemauan, kesabaran serta kebersamaan untuk maju, sangat dibutuhkan.
Selain itu, mengontrol kinerja pemerintah adalah tugas kita bersama. Kebijakan, perbuatan ataupun tindakan yang salah wajib dikritik dan diingatkan serta diberikan solusi, dan ini tentunya jauh lebih bijak bila tidak dibarengi dengan pemikiran sakit hati, keinginan untuk menjatuhkan, mencari kambing hitam ataupun berkolusi, korupsi dan nepotisme apalagi memancing di air keruh.
Sementara itu, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kubu Raya baru saja disampaikan eksekutif dan telah mendapatkan pandangan dari DPRD beberapa hari lalu. Hari ini rencananya, eksekutif menyampaikan jawaban mengenai pandangan legislative tersebut.
RPJMD sendiri merupakan penjabaran dan pendalaman dari visi misi bupati terpilih. Kita ketahui pasangan Muda Mahendrawan-Andreas Muhrotein di putaran kedua Pilkada di akhir tahun 2008 lalu, dengan menyakinkan meraih 58 persen suara rakyat.
Tentu, di era masyarakat yang sudah cerdas dan dewasa dalam politik ini. Suara tersebut menggambarkan harapan dan kepercayaan besar yang tumbuh dari rakyat kepada pasangan ini untuk membawa Kubu Raya jauh lebih maju, lebih sejahtera dan lebih bermartabat.
Namun di masa sekarang, kita sepertinya harus bersabar akan realisasi visi misi Bupati dan Wakil Bupati yang dipilih oleh mayoritas rakyat Kubu Raya tersebut. Maklum saja, ketika dilantik, APBD Kubu Raya Tahun 2009 telah disyahkan sebelum pelantikan sehingga apa yang disusun pada RPJMD yang lagi dibahas sepertinya baru bisa terlaksana anggaran pada APBD 2010 mendatang.
Kita yakin Bupati tidak akan menyia-nyiakan momentum pembangunan ini dengan hanya menunggu. Dari sejumlah pemberitaan jelas tergambar sudah banyak yang telah diperbuat, baik melalui kebijakan-kebijakan, konsolidasi, koordinasi dan pemantapan secara internal dan eksternal, belajar dari kemajuan yang telah dicapai kabupaten, melobi pemerintah pusat maupun menjadi Kubu Raya sebagai daya tarik bagi investor.
Sekali lagi, untuk mempercepat kemajuan diperlukan kebersamaan dengan ‘nawaitu’ yang sama pula ‘untuk kepentingan rakyat yang hakiki’ tanpa diselipi kepentingan pribadi ataupun politik yang hanya menguntungkan seseorang, sekelompok ataupun golongan tertentu saja. Semoga.

Tidak ada komentar: